Fungsi Antibiotik Ada 5, Simak Juga Cara Konsumsinya

Antibiotik mampu melawan bakteri dengan cara yang tepat. Fungsi antibiotik akan bekerja dengan baik ketika Anda mengikuti penggunaannya secara tepat. Dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi oleh bakteri.

7 Fungsi Antibiotik dalam Proses Pengobatan

Antibiotik merupakan obat yang cukup kuat sehingga tidak bisa Anda gunakan sembarangan. Berikut ini fungsi antibiotik yang harus Anda pahami, antara lain:

Membunuh Bakteri

Antibiotik akan menghancurkan bakteri tanpa merusak sel, sebab memiliki karakteristik yang berbeda. Sel manusia tidak memiliki dinding sel, sedangkan bakteri memiliki dinding sel. Tanpa adanya dukungan dari dinding sel, maka tekanan di dalam sel akan membesar sehingga menyebabkan pecahnya membran.

Sementara itu, antibiotik jenis makrolida akan mempengaruhi ribosom atau mesin pembangun protein sel bakteri.

Mencegah Infeksi

Manfaat lain dari antibiotik yaitu untuk mencegah terjadinya infeksi. Antibiotik bisa dipakai untuk mengobati infeksi, seperti infeksi yang terjadi di tenggorokan dan urin. Namun, antibiotik tidak bisa Anda pakai untuk melawan infeksi akibat virus atau jamur. Melainkan hanya dipakai untuk melawan infeksi bakteri saja.

Bekerja Lebih Cepat

Selain itu antibiotik bisa menghasilkan efek positif untuk tubuh mulai dari 24 jam hingga 48 jam Setelah dikonsumsi. Ada juga orang yang baru mendapatkan manfaat setelah 3 atau 4 hari setelah mengkonsumsi antibiotik . 

Hal tersebut dipengaruhi oleh individu masing-masing dan tergantung dengan daya tahan. Namun, rata-rata kondisi tubuh akan membaik setelah 3 hari mengkonsumsi antibiotik.

Cara Konsumsi Mudah

Pada umumnya antibiotik Merupakan jenis obat yang dikonsumsi dengan cara diminum atau oral. Bisa berbentuk tablet atau kapsul, namun ada juga antibiotik yang diberikan melalui suntikan.

Jenis antibiotik dalam suntikan akan masuk melalui pembuluh darah atau otot. Antibiotik jenis ini lebih cepat bekerja serta dirasakan khusus untuk infeksi yang tingkatannya lebih serius.

Konsumsi Setelah Makan

Untuk mengkonsumsi obat, Anda sebaiknya membiasakan diri untuk makan terlebih dahulu. Hal yang sama berlaku juga untuk konsumsi antibiotik. Beberapa jenis antibiotik harus dikonsumsi sebelum makan, sementara yang lain harus dikonsumsi setelah makan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, antibiotik harus dikonsumsi dengan benar sesuai dengan adonan resep dokter. Jika tidak sesuai, maka keefektifan antibiotik akan berkurang. Ada larangan untuk mengkonsumsi antibiotik bersamaan dengan produk susu maupun turunannya.

Cara Mengkonsumsi Antibiotik yang Tepat

Untuk mendapatkan hasil yang efektif dan tidak membahayakan tubuh, maka ikuti panduan mengkonsumsi antibiotik yang tepat antara lain:

Konsumsi Sesuai Jadwal

Saat Anda mendapatkan resep antibiotik, maka perlu mengkonsumsinya sesuai jadwal. Agar antibiotik bisa bekerja dengan efektif membasmi kuman penyebab infeksi di tubuh Anda. 

Misalnya saja jika mendapat dosis antibiotik tiga kali dalam sehari, maka Anda perlu mengkonsumsinya setiap 8 jam. sementara itu, jika Anda mendapatkan resep antibiotik yang perlu diminum 2 kali sehari maka konsumsi setiap 12 jam.

Hindari Konsumsi Bersamaan dengan Suplemen

Anda tidak dianjurkan mengkonsumsi antibiotik bersamaan dengan suplemen. Sebab kandungan mineral yang ada dalam suplemen akan mengganggu penyerapan antibiotik di saluran pencernaan.

Sehingga hal ini membuat antibiotik tidak efektif. Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi antibiotik bersama adalah obat-obat lain yang menimbulkan efek interaksi obat. Untuk memastikan obat apa saja yang aman dikonsumsi, hendaknya mengkonsultasikan kepada dokter.

Hal tersebut akan membantu Anda bagaimana cara yang tepat untuk mengkonsumsi antibiotik. 

Fungsi antibiotik dalam beberapa keluhan penyakit akan sangat membantu proses penyembuhan. Namun, sebaiknya ditunjang dengan pengetahuan yang tepat bagaimana cara mengkonsumsinya. Sehingga antibiotik bisa bekerja dengan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.